Tampilkan postingan dengan label ilmu komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu komputer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Februari 2014

LANGKAH 2: Membuat Docroot


  • Login ke VPS via SSH

#mkdir /home/domain.com/
#mkdir /home/domain.com/www/
#exit


LANGKAH 2: Create the Apache Configuration

Login via Webmin
-Klik Apache Webservers
-Klik Create virtual host



-Ganti isi dari 'Document Root' ke folder yang anda buat via SSH (eg. /home/domain.com/www/)
-Ganti isi  dari Server Name ke nama website yang dibuat (eg. example.com -atau- sub.example.com)
-Klik Create Now


-Klik Apply Changes (pada sudut kanan atas)



LANGKAH 3: Menambahkan WWW atau Parked domains lainnya (opsional)

Sementara masih di Webmin dan di bagian Apache lakukan berikut ini ....Sementara masih di Webmin dan di bagian Apache lakukan berikut ini ....

-Klik pada Existing Virtual Hosts
-Klik pada Virtual Host yang ingin anda modifikasi
-Klik pada Networking and Addresses


Dalam alternatif Virtual Server Nama textarea, menambahkan selain alias Anda ingin menggunakan seperti www.example.com atau www.sub.example.com atau bahkan parkir domain www.example.org



Klik Simpan
Klik Apply Changes (ini berada di pojok kanan atas)


Sekarang Anda dapat membuat catatan DNS yang diperlukan dari registrar domain Anda untuk domain atau sub-domain yang baru saja dibuat pada VPS Anda (ingat alias Anda juga!) Dan mulai bangunan di docroot Anda buat pada langkah satu!


Tutorial VPS : Menambah User SSH Melalui Webmin - Melanjutkan tutorial saya yang tadi, kali ini saya menulis tutorial lagi untuk menambah user SSH melalui Webmin. Sebelumnya, pastikan dulu dalam VPS anda sudah terinstall Webmin.
  1. Login dulu ke Webmin anda.
  2. Jika sudah, klik System >> Users and Groups.
  3. Kemudian klik Create a new user.
  4. Kemudian isi data user nya. Cara isinya seperti ini. 
  5. Setelah itu klik Create.
  6. Dan user telah selesai di buat. :)

VPS = Apache, MySQL, PHP5, Bind DNS dan Virtual Host

Dari beberapa waktu lalu dah sewa ini VPS IIX dari Magnet. Murah banget euy cuman Rp 150.000,- sebulan. Kecil sie spesifikasinya. Tapi cukup lumayan banget untuk belajar-belajar tentang VPS dari nol. Dan karena pengen coba install dari nol, maka ga sewa macam-macam seperti CPanel/WHM. Sistem operasi bisa diinstall otomatis melalui VPS managernya. Dari Magnet menyediakan Hyper-VM. Setelah sekian kali install dan rebuild / reinstall CentOS nya, akhirnya sukses menyelesaikan setting Apache, MySQL, PHP5, Bind DNS dan Virtual Host.
1.Install WebMin ( kalau punya duid sewa CPanel/WHM lebih enak dan mudah dipakai untuk awal.
Webmin ini digunakan untuk memanage server dengan mudah tanpa kita harus selalu ketik command di shell. Cek RPM Webmin terbaru diwebsite resmi webmin. Login ke Shell. Gunakan Putty atau program lainnya yang support dan secure.
yum -y install perl-Net-SSLeay
cd /tmp
wget http://internode.dl.sourceforge.net/sourceforge/webadmin/webmin-1.430-1.noarch.rpm
rpm – i webmin-1.430-1.noarch.rpm
/etc/init.d/webmin start
/usr/libexec/webmin/changepass.pl /etc/webmin admin password_baru
2. Buka browser masuk ke : http://ipkamu:10000
Login dengan username admin dan password sesuai dengan password_baru.
3. Install Apache
Klik menu Server->Apache Webserver. Ada bagian bertuliskan
“Click here to have it downloaded and installed using YUM.”
Klik disana dan Apache akan diinstallkan dengan cepat dan otomatis.
Klik tombol Start setelah konfirmasi installasi sukses.
4. Install MySQL
Klik menu Server->MySQL Database Server. Ada bagian bertuliskan
“Click here to have it downloaded and installed using YUM.”
Klik disana dan MySQL Server akan diinstallkan dengan cepat dan otomatis.
Klik tombol Start setelah konfirmasi installasi sukses.
5. Install PHP5
Kembali ke Putty dan masukkan perintah berikut.
yum install php php-mysql php-common php-gd php-mbstring php-mcrypt php-devel php-xml
/etc/init.d/httpd restart
6. Test PHP
Buat 1 file PHP dan test apakah semua yang kita install sudah berhasil dan berjalan dengan baik.
vi /var/www/html/index.php
Masuk di vi text editor. Untuk memulai penulisan ketik tombol huruf i sekali dan dibagian bawah ada tulisan –INSERT–
Ketikkan
<?
phpinfo();
?>
Pencet ESC
:w ENTER
:q ENTER
7. Kembali ke browser dan masuk ke http://ipkamu/
Jika melihat tampilan Info dari PHP maka semua installasi diatas sudah selesai dengan sukses.
Istirahat dulu atau langsung lanjut ke installasi Bind DNS dan setting Virtual Host
8. Install Bind DNS
Kembali ke halaman Webmin. Masuk ke menu Server->Bind DNS. Ada tulisan
“Click here to have it downloaded and installed using YUM.”
Klik disana dan Bind akan diinstallkan dengan cepat dan otomatis. Setelah selesai ada pilihan jawaban, pilih jawaban nomor 2 atau nomor lain yang artinya “Digunakan untuk DNS internet dan Download Zone”. Kemudian tekan tombol Start.
9. Setting nama domain
Diasumsikan sudah terdaftar nama domain : namadomainku.com
Registerkan ns1.namadomainku.com dan ns2.namadomainku.com ke dedicated IP yang diberikan. Registerkan di registrar tempat domain terdaftar. Setelah itu arahkan name server namadomainku.com ke ns1.namadomainku.com dan ns2.namadomainku.com
10. Kembali ke halaman Webmin
Klik menu Server->Bind DNS
Klik “Edit Config File” dan tambahakan berikut ini ke dalamnya dan tekan SAVE
zone “namadomainku.com” {
type master;
file “namadomainku.com.hosts”;
};
11. Kembali ke Shell. Buat file baru seperti contoh nomor 6 dengan nama namadomainku.com.host di  /etc/
vi /etc/namadomainku.com.hosts
Isi file
$TTL 86400
@ IN SOA ns1.namadomainku.com. server.namadomainku.com. (
2008081301 ; serial, todays date + todays serial #
28800 ; refresh, seconds
7200 ; retry, seconds
604800 ; expire, seconds
86400 ) ; minimum, seconds;
namadomainku.com. NS ns1.namadomainku.com.
namadomainku.com. NS ns2.namadomainku.com.
ns1 A 123.123.123.123
ns2 A 123.123.123.123
namadomainku.com. A 123.123.123.123
www A 123.123.123.123
ftp A 123.123.123.123
Ganti server.namadomainku.com sesuai dengan name server yang tersetting dan 123.123.123.123 dengan dedicated IP yang diberikan. Save dan restart Bind
/etc/init.d/named restart
12. Install Virtual Host.
Kembali ke Webmin dan klik menu Server-Apache WebServer – Global Configuratin.
Klik icon Edit Config File. Tambahkan dibagian paling bawah isian ini
NameVirtualHost *:80
<VirtualHost  *:80>
DocumentRoot /var/www/html/namadomainkucom
ServerAdmin admin@namadomainku.com
ServerName http://www.namadomainku.com
ServerAlias namadomainku.com
DirectoryIndex index.html index.htm index.shtml index.php
<Directory “/var/www/html/namadomainkucom”>
Options all
AllowOverride none
</Directory>
LogLevel debug
HostNameLookups off
</VirtualHost>
Save dan restart Apache Server.
13. Membuat file Index untuk namadomainku.com
Ke Putty. Buat file baru seperti contoh di nomor 6 dengan nama index.php di folder /var/www/html/namadomainkucom
cd /var/www/html
mkdir namadomainkucom
vi /var/www/html/namadomainkucom/index.php
Isi file
<?
echo “Ini file index di namadomainku.com”;
?>
Save file yang baru saja dibuat.
14. Test semua hasil.
Ulangi langkah 7. Jika tampilan browser berubah menjadi tulisan Ini file index di namadomainku.com maka semua langkah diatas sudah 99% sukses.
Masukkan dibrowser http://namadomainku.com atau http://www.namadomainku.com/
Seharusnya tampilan di browser akan tetap menunjukkan tulisan Ini file index di namadomainku.com. Jika keluar Server Not Found jangan keburu khawatir. Kemungkinan nama domain yang baru disetting di nomor 9 dan Bind DNS masih belum resolve. Tunggu aja sekitar 2-6 jam dan coba lagi. Jika setelah 24 jam masih juga Server not Found, baru saatnya untuk khawatir mencari salahnya dimana.
Enjoy your VPS.
Artikel ini masih mengabaikan berbagai hole security yang terjadi karena setting PHP dan MySQL masih standart.
Saat website telah mengalami peningkatan pengunjung dan memerlukan kebutuhan sumber daya memory dan disk server yang lebih besar, maka migrasi ke VPS merupakan salah satu solusi yang bisa dipakai.
Untuk melakukan migrasi, pertama anda harus menyiapkan dulu agar VPS anda bisa menerima pemindahan. Di antaranya dengan menginstal beberapa service yang bisa mendukung website anda untuk tampil di internet. Service apa saja yang harus diinstal pada tahap persiapan VPS, bisa dibaca di sini.
Kemudian, sama halnya seperti pemindahan website dari localhost ke hosting. Anda bisa menggunakan FTP untuk perpindahnya. Maka silahkan buat dulu akun FTP di VPS anda. Caranya:
1. SSH ke VPS anda, kemudian ketik command: adduser userftpanda
2. Untuk mengganti passwordnya bisa ketik : passwd userftpanda
3. Setelah FTP tercreate anda bisa menggunakan FileZilla atau FTPclient lainnya.
4. Silahkan arahkan/upload data file anda ke folder /var/www/html. Jika di cPanel, folder tersebut sama dengan folder public_html
Setelah file diupload, berikutnya import database ke VPS anda. Caranya:
1. Masuk ke phpmyadmin VPS anda dengan mengakses contohnya http://abc.com/phpmyadmin (ganti abc.com dengan nama domain anda)
2. Masukkan user root dan password mysql user anda
3. Create database  baru untuk menerima import tabel dari database lama anda. Setelah tercreate, select database tersebut kemudian klik tab Import. Browse file database backup .sql dari server lama anda.
Setelah file dan database anda berhasil dipindah, anda bisa mengatur script koneksinya. Sesuaikan nama user dan nama database baru yang telah anda create.
Jika anda sudah punya VPS dengan OS Linux Centos. Apa lagi yang harus anda lakukan?
Agar website bisa diakses, anda perlu menginstal dns server, web server dan mysql server dulu. Proses instalasi dilakukan melalui SSH. Jika komputer anda menggunakan Linux, silahkan SSH melalui aplikasi terminal anda dengan command: ssh root@ipserver. Jika anda pengguna Windows silahkan download dulu aplikasi Putty yang bisa anda cari melalui Google.
Setelah masuk ke SSH server, lakukan dulu update pada repo OS server anda agar proses install berjalan lancar. Silahkan ketik command: apt-get update atau yum update.Tunggu sampai proses selesai
1. Setting DNS Server
Lakukan proses instalasi otomatis dengan mengetikkan command: yum install bind bind-chroot bind-libs bind-utils caching-nameserver
• setting named.conf
Ketik command: nano/var/named/chroot/etc/named.conf
Kemudian tambahkan/ketik setting di bawah ini (ganti domainku.com dengan nama domain anda):
zone “domainku.com” IN {
type master;
file “domainku.db”;
};
Jika sudah, Ctrl-X lalu save
• setting zone
Ketik command : nano /var/named/chroot/var/named/domainku.db
Kemudian tambahkan/ketik setting seperti di bawah ini, (Ganti IP server default 192.168.10.1 dengan IP server anda)
$ttl 38400
domainku.com. IN SOA ns.domainku.com. admin.domainku.com. (
2007020400 ; Serial
10800 ; Refresh after 3 hours
3600 ; Retry after 1 hour
604800 ; Expire after 1 week
86400 ) ; Minimum TTL of 1 day
domainku.com. IN NS ns.domainku.com.
domainku.com. IN MX 1 mx.domainku.com.
domainku.com. IN MX 5 mx2.domainku.com.
www.domainku.com. IN A 192.168.10.1
ns.domainku.com. IN A 192.168.10.1
mrtg.domainku.com. IN A 192.168.10.1
mx.domainku.com. IN A 192.168.10.1
mx2.domainku.com. IN A 192.168.10.1
mail.domainku.com. IN CNAME mx.domainku.com.
Jika sudah, Ctrl-X lalu save
• Setting resolv.conf
Ketik command: nano /etc/resolv.conf
Ubah nameserver menjadi: nameserver 127.0.0.1
Kemudian Ctrl-X lalu save
Dan Restart service dengan menjalankan command: service network restart
• Start DNS server
Jalankan command: service named start
Agar DNS berjalan saat proses startup, jalankan juga command : chkconfig named on
2. Setting Webserver
Bagi webserver, ada beberapa service yang bisa dipakai. Disini kami memakai Apache. Lakukan proses instalasi otomatis dengan menjalankan command: yum install -y php php-devel php-gd php-mbstring php-mcrypt php-imap php-ldap php-mysql php-odbc php-pear php-xml php-xmlrpc curl curl-devel perl-libwww-perl ImageMagick libxml2 libxml2-devel
Kemudian start service httpd dengan command: /etc/init.d/httpd start
Agar apache berjalan saat proses startup, jalankan command: chkconfig –levels 235 httpd on
cek apakah httpd telah berjalan dengan mengakses IP server anda. Jika berhasil, akan tampil halaman default.
3. Setting MySQL server
Lakukan proses instalasi otomatis dengan menjalankan command: yum install -y mysql mysql-servermysql mysql-server mysql-devel
Kemudian start MySQL dengan command: /etc/init.d/mysqld start
Agar MySQL berjalan saat proses startup, jalankan: chkconfig –levels 235 mysqld on
Setting password MySQL anda: mysqladmin -u root password abcd
• Install PHP pada server anda
Ketik command: yum install -y php php-devel php-gd php-mbstring php-mcrypt php-imap php-ldap php-mysql php-odbc php-pear php-xml php-xmlrpc curl curl-devel perl-libwww-perl ImageMagick libxml2 libxml2-devel
• Install phpMyAdmin untuk mempermudah mengolah database
Silahkan update repo sesuai versi PHP anda, untuk mendownload silahkan ketik command: wget http://packages.sw.be/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.1-1.el5.rf.i386.rpm
Atau: rpm -Uvh rpmforge-release-0.5.1-1.el5.rf.x86_64.rpm
Tergantung dengan versi Centos anda 32 bit atau 64 bit. ketik command: uname-i untuk mengetahui versi Centos anda.
Install phpMyAdmin dengan command: yum -y install phpmyadmin
Edit file phpmyadmin.conf dengan ketik command: nano /etc/httpd/conf.d/phpmyadmin.conf
Delete yang lain dan biarkan isinya seperti di bawah ini:
Alias /phpmyadmin /usr/share/phpmyadmin
Alias /phpMyAdmin /usr/share/phpmyadmin
Alias /mysqladmin /usr/share/phpmyadmin
Lalu edit file config.inc.php dengan command: nano /usr/share/phpmyadmin/config.inc.php
Kemudian ubah baris berikut:
$cfg['Servers'][$i]['auth_type'] = ‘cookie‘;
$cfg['blowfish_secret'] = ‘sdf934sdfgHijh98Y‘;
Pada cookie, ubah menjadi “http” dan pada blowfish_secret isikan random seperti contoh diatas.
Pada httpd.conf tambahkan baris berikut :
<Directory “/usr/share/phpmyadmin”>
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>
Set permision filenya dengan command:
# chmod g+w -R /var/www/html/phpmyadmin/
# chown apache.apache -R /var/share/phpmyadmin/
Kemudian restart sevice httpd dengan command: service httpd restart
4. Setting FTP server
Download file instalasi dengan command: wget ftp://ftp.proftpd.org/distrib/source/proftpd-1.3.1.tar.gz
Extract hasil download filenya: tar xzvf proftpd-1.3.1.tar.gz
Lakukan konfigurasi dan install proftpd, dengan command-command berikut:
# cd proftpd-1.3.1
# ./configure –prefix=/usr/local/proftpd
# make; make install

Masuk ke file konfigurasi: nano /usr/local/proftpd/etc/proftpd.conf
Ubah beberapa setting sesuai dengan setting dibawah ini:
ServerName “ProFTPD Default Installation”
ServerType standalone
DefaultServer on
Port 21
Umask 022
MaxInstances 30
User nobody
Group nogroup
DefaultRoot ~
AllowOverwrite on
DenyAll
Lalu save konfigurasi tersebut.
Buat usergroup nogroup dengan command: groupadd nogroup
Jalankan server FTP, dengan command: ./usr/local/proftpd/sbin/proftpd
Buat otomatis start saat server booting dengan mengedit rc local. Ketik: nano /etc/rc.d/rc.local Kemudian tambahkan satu baris berikut: /usr/local/proftpd/sbin/proftpd
Selesai.

Sabtu, 21 Desember 2013

Mendapatkan penghasilan dari internet tergolong mudah dilakukan untuk semua orang khususnya bagi para bloger. Ada banyak cara mendapatkan uang dari internet. Mungkin tak sedikit bagi blogger pemula yang bingung bagaimana cara mendapatkannya hehe. Kali ini, saya mencoba menguraikan 9 cara untuk menghasilkan Jutaan Uang dari Internet.
1. Paid review
Saya menghasilkan uang dari paid review (kadang disebut juga pay per post atau sponsored reviews) via broker atau tanpa broker. Ada banyak broker program ini, namun saya hanya mengikuti empat broker berikut:
Kelebihan bila menggunakan broker adalah ada banyak pengiklan dan Anda tidak perlu mencarinya. Namun, kelemahannya adalah penghasilan Anda akan dipotong oleh broker tersebut (30-50%).
Besarnya uang per review berbeda-beda setiap broker. SR memberlakukan sistem bid sehingga Anda bisa melakukan penawaran sesuai rangking blog Anda di broker tersebut. Kisaran penawaran yang umum adalah $5-$200. Sebagai informasi saja, saya sudah dua kali mendapat job seharga $200.
Sementara itu, tiga broker lain menggunakan sistem non-bidding. Blogverstise dan Review umumnya memberikan job seharga $5-$10, sementara LinkWorth memberikan job seharga $5-$50.
Saya juga menghasilkan uang dari paid review tanpa broker. Biasanya pengiklan atau agen iklan menghubungi saya langsung. Saya mematok harga $25-$50 untuk sebuah paid review di blog-blog berbahasa Inggris yang saya miliki.
Tips singkat: Untuk menghasilkan banyak uang dari program paid review, menurut pengalaman saya, blog Anda sebaiknya:
  • Memiliki page rank minimal 2
  • Alexa rank di bawah 500 ribu
  • Memiliki konten dalam bahasa Inggris
  • Topiknya kesehatan, traveling, rumah, finansial, dan otomotif
2. Pay per click (PPC)
PPC adalah program yang akan membayar Anda bila ada iklan yang diklik pengunjung. Empat program PPC manca negara yang saya ikuti adalah:
Dari keempat program PPC tersebut, favorit saya adalah Google AdSense dan Infolinks.
Sementara itu, saya juga mengikuti PPC lokal di blog-blog berbahasa Indonesia, seperti:
3. Iklan mandiri
Iklan mandiri adalah menyediakan slot iklan (berupa banner) di blog sendiri tanpa perantara. Ukuran banner bervariasi, mulai dari 125×125 sampai 728×90. Biaya beragam karena bergantung kepada jumlah pengunjung. Saat saya mengelola Blogotainmen (blog hiburan yang sudah saya hapus), saya mematok harga Rp 100 ribu rupiah per bulan untuk setiap banner ukuran 125×125.
4. Cost per mile (CPM)
Program CPM membayar Anda berdasarkan seribu impresi. Sebagai contoh, sebuah blog yang menghasilkan 100.000 page views per bulan menampilkan iklan dengan CPM $1, maka blog tersebut akan mendapatkan $100 per bulan (100.000/1.000 x $1). Program yang pernah saya ikutin Inniti.
Namun, bila Anda memiliki blog berhasa Inggris dengan jutaan page views per bulan, Anda bisa mencoba:
5. Afiliasi
Pembayaran program afiliasi berdasarkan komisi dari produk atau jasa orang lain yang dipromosikan. Saya baru mencoba afiliasi individual (misal afiliasi hosting) dan Amazon. Sementara itu, banyak juga jejearing afiliasi yang layak dicoba, antara lain:
Sekadar informasi, afiliasi adalah salah satu program penghasil dolar yang menjanjikan. Pat Flyn adalah salah satu contoh blogger sukses di bidang ini (ia menghasilkan lebih dari $10,000 per bulan).
6. Text link ads
Text link ads adalah iklan link yang muncul di tulisan atau sidebar. Harga iklannya bervariasi, bergantung kepada brokernya. Berdasarkan pengalaman saya, harganya berkisar antara $4-8 per bulan. Broker text link ads yang saya ikuti adalah:
7. Paid download
Paid download adalah program yang akan membayar Anda jika file yang Anda simpan di situs penyimpanan gratis di-download orang lain. File ini bisa berupa pdf, gambar, software, dan lain-lain. Uang yang akan Anda dapatkan bervariasi, umumnya $0.001 per download. Dengan kata lain, Anda akan dapat $1 bila file Anda di-download oleh seribu orang.
Di program ini, saya hanya bermain di Ziddu. Dari 3 tahun keikutan, saya belum pernah payout.
8. Menjual Jasa
Saya pernah punya pengalaman menjual jasa pembuatan blog. Namun, karena konsep dan strateginya tidak jelas, jasa yang saya dirikan bersama dua teman saya itu terbengkalai. Walaupun demikian, menurut saya, menjual jasa adalah strategi yang baik untuk mengumpulkan uang dari internet.
Jasa yang sedang saya buat adalah:
  • jasa pembuatan blog
  • jasa backlink
  • jasa penulisan artikel berbahasa Inggris
Saya akan mengumumkannya dalam waktu dekat ini.
9. Menjual eBook
Ebook merupakan produk informasi yang postensial sebagai generator uang. Banyak blogger yang sudah membuktikannya. Saya pun tertarik menjual produk virtual tersebut.
Saya sudah mulai menulis eBook bertopik make money blogging sejak 1 Februari lalu. Saya mulai dengan membuat brainstorming, mind mapping, dan outlines. Saya menargetkan setiap outlinesselesai dalam satu minggu.
Apakah eBook yang rencananya saya rilis di pertengahan tahun ini bakal laku? Entahlah. Saya hanya berusaha, Allah SWT yang menentukan.
Terlepas dari itu, semoga kesembilan cara yang saya paparkan di atas membantu Anda mendapatkan uang dari internet. Jika Anda memiliki cara lain, silakan menuliskannya pada bagian komentar di bawah ini.

Kamis, 19 Desember 2013

Dalam dunia Internet pastinya kita harus mengenal yang namanya Web hosting. Web hosting adalah salah satu tempat penyewaan jasa internet yang mampu menyimpaan data/website dan mempublishkannya di internet. data-data yang ada dalam website suatu organisasi atau perorangan, sehingga data tersebut dapat direquest atau diakses oleh user dari semua tempat secara simultan. Inilah yang menyebabkan sebuah website dapat diakses bersamaan dalam satu waktu oleh multi user.
Pada dasarnya sebuah server web hosting menggunakan sebuah komputer biasa namun menggunakan beberapa komponen dan program dasar sebuah server serta disarankan harus mampu untuk online 24 jam setiap hari dan tanpa harus dimatikan dalam jangka waktu lebih lama daripada komputer biasa.
Untuk itu pada kesempatan kali ini pangupodit akan membahas tentang perbedaan web hosting. Dalam dunia web hosting di bagi menjadi 3 bagian yang diantaranya Dedikated Server atau yang kita kenal dengan DS, Virtual Privat Server atau yang kita kenal VPS dan yang terakhir Shared Hosting

Dedicated Server /DS

Jenis hosting ini biasa digunakan untuk solusi hosting terhadap kebutuhan yang berskala besar atau kompleks. Pengguna bisa memilih atau menyediakan spesifikasi server yang diinginkan, yang kemudian ditempatkan pada sebuah data center. Pengguna bisa menggunakan sumber daya server secara leluasa karena administrasi server dikelola atau dimiliki oleh pemilik server.
Dedicated server biasa digunakan oleh penyedia layanan hosting (shared hosting / vps), application service provider, atau website yang memiliki trafik dan atau membutuhkan resource yang tinggi. Jika dilihat dari harga, pengelolaan dedicated server cukup mahal jika dibandingkan dengan shared-hosting atau VPS.

Virtual Private Server / VPS

Virtual Private Server (VPS) merupakan teknologi perangkat lunak yang memungkinkan pembagian sumber daya ke dalam beberapa virtual mesin (server). Tiap-tiap virtual server akan mempunyai sistem operasi yang berjalan secara mandiri. VPS menyediakan akses penuh terhadap user root, setiap VPS mempunyai konfigurasi yang bisa diatur layaknya pada server fisik (dedicated server).
Kelebihan dari penggunaan VPS antara lain
* Performa yang baik seperti layaknya dedicated server
* Kebebasan dalam menggunakan sistem operasi atau software yang dibutuhkan
* Menghemat biaya, jika dibandingkan dengan menggunakan dedicated server
VPS biasanya digunakan pada website atau aplikasi yang memerlukan resource medium diatas shared hosting. Jika Anda memiliki website atau aplikasi yang memerlukan resource cukup tinggi dengan budget rendah, Anda bisa menggunakan layanan VPS.
Cloud Hosting
Secara garis besar cloud hosting merupakan layanan hosting yang terhubung pada banyak server, dimana pengguna tidak perlu khawatir akan kinerja server yang tidak stabil atau sumber daya yang terbatas pada layanan hosting tradisional seperti dedicated server atau shared hosting.
Teknologi cloud computing memungkinkan kita memiliki resource yang tidak terbatas karena terhubung ke banyak mesin (server) fisik, sehingga memudahkan kita untuk menambahkan server baru secara on the fly tanpa mengganggu proses yang sedang berjalan.
Kelebihan dari penggunaan cloud hosting
• Menghidari Keterbatasan Hardware
Cloud Hosting memastikan kebutuhan pengguna akan RAM, CPU, Quota Harddisk dan proses sepenuhnya terpenuhi. Ketika kebutuhan meningkat, Anda dapat dengan mudah memperluas kapasitas sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan. Perusahaan hosting dapat menambahkan banyak sumber daya sesuai dengan permintaan pelanggan.
• Skalabilitas yang tinggi dan Kinerja yang baik
Tidak ada batasan untuk jumlah skalabilitas yang dapat dicapai dengan cloud hosting, seperti penambahan atau pengurangan resource tidak akan mengganggu alur kerja atau proses yang sedang berjalan. Sumber daya akan didedikasikan penuh, sehingga tidak ada resource yang tidak terpakai. Anda tidak perlu khawatir akan konfigurasi load balancer ketika website Anda memiliki trafik yang tinggi.
• Membayar Sesuai dengan kebutuhan
Cloud hosting memiliki pengelolaan sumber daya sendiri, sehingga Anda bisa menentukan sumber daya yang dibutuhkan. Pengguna bisa memilih ukuran server (misalnya virtual), yang meliputi RAM, Disk Space dan juga sistem operasi (Linux atau Windows). Nasabah akan membayar sesuai dengan resource yang digunakan seperti penggunaan memory atau bandwidth.

Shared Hosting

Merupakan layanan hosting yang digunakan bersama-sama oleh pengguna lainnya. Para pengguna layanan ini menggunakan sumber daya baik software maupun hardware atau IP Address secara bersama-sama. Hosting seperti ini dipengaruhi oleh setiap proses yang dilakukan oleh pengguna, jika ada pengguna hosting yang melakukan proses yang berlebihan dan membebani server, maka pengguna lainnya akan terkena imbasnya, seperti server menjadi lambat bahkan ada kemungkinan website menjadi tidak bisa diakses.
Sebagai contoh jika server shared hosting terkena hack, atau hardware failure maka seluruh pengguna shared hosting akan terkena dampaknya seperti website tidak bisa diakses. Pemilik server tentunya akan melakukan pemantauan secara bertahap dan rutin terhadap proses yang terjadi didalam server, biasanya admin akan melakukan suspend account terhadap pengguna yang melakukan pelanggaran atau mengganggu terhadap kinerja server.
Shared hosting cocok bagi Anda yang mempunyai blog, web presence, toko online. Dari sisi harga jenis hosting ini lebih murah jika dibandingkan dengan jenis hosting lainnya, kembali kepada paket yang disediakan oleh hosting provider.
Kekurangan dari shared hosting ini, pengguna tidak bisa leluasa dalam menggunakan sumber daya server, atau menggunakan software sesuai dengan kebutuhan karena hak penuh terhadap administrasi server dipegang sepenuhnya oleh admin.
Pada Kesempatan kali ini saya akan membagi pengalaman saya bagaimana mereset nilai dari Auto Increment pada MySQL 

berikut adalah cara mereset nilai auto Increment :

ALTER TABLE nama_tabel AUTO_INCREMENT = 0;

Jumat, 15 November 2013


1. Deklarasikan Dulu Informasi Setup yang akan kita buat.

01[Setup]
02AppName=Aplikasi Mini Market
03AppVerName=Aplikasi Mini Market Versi 1.0
04AppPublisher=Bentenk Corp.
05AppCopyright=Copyright © 2010. Bentenk Corp.
06AppPublisherURL=djuliar.blogspot.com
07AppSupportURL=djuliar.blogspot.com
08AppVersion=1.1.0.50
09AppID=MINIMARKET
10AppContact=DJuli Ariyadi
11AppSupportPhone=081234567890
12AllowCancelDuringInstall =yes
13AllowNoIcons =yes
14AlwaysRestart =no
15AlwaysShowComponentsList =no
16AlwaysUsePersonalGroup=true
17DefaultDirName={pf}\MINIMARKET
18DefaultGroupName=MINIMARKET
19Compression =lzma
20SolidCompression =yes
21OutputBaseFilename=Setup
22DisableProgramGroupPage =yes
23AppendDefaultDirName =yes
24CreateUninstallRegKey =yes
25DisableStartupPrompt =yes
26LanguageDetectionMethod=none
27ShowLanguageDialog=yes
28Uninstallable =yes
29UninstallFilesDir={app}\uninstall
30UninstallDisplayIcon=D:\Aplikasi MiniMarket\Picture\electric_shock.ico
31UninstallDisplayName=Aplikasi Mini Market
32UsePreviousAppDir=false
33UserInfoPage=true
34WindowVisible =no
35FlatComponentsList =yes
36PrivilegesRequired =admin
37VersionInfoVersion=1.0.0.50
38SetupIconFile=D:\Aplikasi MiniMarket\Picture\electric_shock.ico
39WizardImageFile=C:\Program Files\Inno Setup 5\WizModernImage-IS.bmp
40WizardSmallImageFile=C:\Program Files\Inno Setup 5\WizModernSmallImage-IS.bmp
41InfoBeforeFile=D:\Aplikasi MiniMarket\Project\ReadMe.txt
42LicenseFile=D:\Aplikasi MiniMarket\Project\License.txt
43RestartIfNeededByRun=false
44OutputDir=C:\
45SourceDir=C:\Program Files\MINIMARKET
46MinVersion=0,5.01.2600

2. Kita Tentukan Bahasa Saat Proses Setup, Disini saya menggunakan Bahasa Indonesia dan Inggris (*.isl)

1[Languages]
2Name: ina; MessagesFile: compiler:Indonesian.isl
3Name: en; MessagesFile: compiler:Default.isl

3. Kita Tentukan Tugas Tambahan, Seperti Membuat Shortcut dan Install MySQL 

1[Tasks]
2Name: desktopicon; Description: {cm:CreateDesktopIcon}; GroupDescription: {cm:AdditionalIcons}; Flags: unchecked
3Name: quicklaunchicon; Description: {cm:CreateQuickLaunchIcon}; GroupDescription: {cm:AdditionalIcons}; Flags: unchecked
4Name: installmysql; Description: Install MySQL; GroupDescription: Proses Tambahan:; Flags: checkedonce

4. Registrasi File-file yang akan digunakan atau dilakukan proses kompresi pada proses setup seperti file .ocx dan file .dll, file mysql, dan file aplikasi yang kita buat. 

01[Files]
02;Visual Basic Runtime
03Source: D:\Component\VB6STKIT.DLL; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall onlyifdoesntexist
04Source: D:\Component\COMCAT.DLL; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
05Source: D:\Component\asycfilt.dll; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall onlyifdoesntexist
06Source: D:\Component\olepro32.dll; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
07Source: D:\Component\oleaut32.dll; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
08Source: D:\Component\msvbvm60.dll; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
09Source: D:\Component\COMDLG32.OCX; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
10Source: D:\Component\MSSTDFMT.DLL; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
11Source: D:\Component\MSBIND.DLL; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
12Source:  D:\Component\MSDE.DLL; DestDir: {pf}\Common Files\DESIGNER; Flags:  uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
13Source:  D:\Component\MSDERUN.DLL; DestDir: {pf}\Common Files\DESIGNER; Flags:  uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
14Source: D:\Component\MSDBRPTR.DLL; DestDir: {sys}; Flags: uninsneveruninstall sharedfile regserver onlyifdoesntexist
15Source: D:\Component\pageSet.dll; DestDir: {sys}; Flags: regserver restartreplace sharedfile
16
17;Daftar file MySQL
18Source: C:\xampp\mysql\bin\*; DestDir: {app}\mysql\bin; Flags: ignoreversion; Tasks: installmysql
19Source: C:\Program Files\MySQL\Connector ODBC 5.1\doc\*; DestDir: {app}\mysql\doc; Flags: ignoreversion; Tasks: installmysql
20Source:  C:\Program Files\MySQL\Connector ODBC 5.1\lib\*; DestDir:  {app}\mysql\lib; Flags: ignoreversion recursesubdirs; Tasks:  installmysql
21Source: C:\xampp\mysql\share\*; DestDir: {app}\mysql\share; Flags: ignoreversion recursesubdirs; Tasks: installmysql
22Source:  C:\xampp\mysql\data\minimarket\*; DestDir:  {app}\mysql\data\minimarket\; Flags: ignoreversion recursesubdirs  uninsneveruninstall; Tasks: installmysql
23Source:  C:\xampp\mysql\data\mysql\*; DestDir: {app}\mysql\data\mysql; Flags:  ignoreversion recursesubdirs uninsneveruninstall; Tasks: installmysql
24Source:  C:\xampp\mysql\data\test\*; DestDir: {app}\mysql\data\test; Flags:  ignoreversion recursesubdirs uninsneveruninstall; Tasks: installmysql
25Source:  C:\xampp\mysql\data\webauth\*; DestDir: {app}\mysql\data\webauth;  Flags: ignoreversion recursesubdirs uninsneveruninstall; Tasks:  installmysql
26
27;daftar file MySQL ODBC 5.1
28Source: C:\Program Files\MySQL\Connector ODBC 5.1\lib\myodbc5.dll; DestDir: {sys}; Flags: onlyifdoesntexist
29Source: C:\Program Files\MySQL\Connector ODBC 5.1\lib\myodbc5S.dll; DestDir: {sys}; Flags: onlyifdoesntexist
30Source: C:\Program Files\MySQL\Connector ODBC 5.1\lib\myodbc5.lib; DestDir: {sys}; Flags: onlyifdoesntexist
31Source: C:\Program Files\MySQL\Connector ODBC 5.1\lib\myodbc5S.lib; DestDir: {sys}; Flags: onlyifdoesntexist
32Source: C:\Program Files\MySQL\Connector ODBC 5.1\bin\myodbc-installer.exe; DestDir: {sys}; Flags: onlyifdoesntexist
33
34;My Application Runtime
35Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\Picture\*; DestDir: {app}\Picture; Flags: ignoreversion
36Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\MiniMarket.exe; DestDir: {app}; Flags: ignoreversion
37Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\manual.pdf; DestDir: {app}; Flags: ignoreversion
38Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\background.ini; DestDir: {app}; Flags: ignoreversion
39Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\koneksi.ini; DestDir: {app}; Flags: ignoreversion
40Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\ReadMe.txt; DestDir: {app}; Flags: ignoreversion
41;Font
42Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\Calibri.ttf; DestDir: C:\WINDOWS\Fonts; Flags: ignoreversion
43Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\trebuc.ttf; DestDir: C:\WINDOWS\Fonts; Flags: ignoreversion
44Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\jethoseLOOSE.TTF; DestDir: C:\WINDOWS\Fonts; Flags: ignoreversion
45Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\AUGIE.TTF; DestDir: C:\WINDOWS\Fonts; Flags: ignoreversion
46Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\TT0610M_.TTF; DestDir: C:\WINDOWS\Fonts; Flags: ignoreversion
47;Backup & Restore
48Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\backup.bat; DestDir: {app}; Flags: ignoreversion
49Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\restore.bat; DestDir: {app}; Flags: ignoreversion
50Source: D:\Aplikasi MiniMarket\Project\mysql.exe; DestDir: {app}; Flags: ignoreversion
51Source: D:\Aplikasi Visual\Aplikasi MiniMarket\Project\mysqldump.exe; DestDir: {app}; Flags: ignoreversion

5. Menggunakan Icon pada File Aplikasi Kita dan Setup 

1[Icons]
2Name: {group}\Aplikasi Mini Market; Filename: {app}\MiniMarket.exe; WorkingDir: {app}
3Name: {userdesktop}\Aplikasi Mini Market; Filename: {app}\MiniMarket.exe; WorkingDir: {app}; Tasks: desktopicon
4Name:  {userappdata}\Microsoft\Internet Explorer\Quick Launch\Aplikasi Mini  Market; Filename: {app}\MiniMarket.exe; WorkingDir: {app}; Tasks:  quicklaunchicon

6. Registrasikan File My.ini 

1[INI]
2Filename: {app}\mysql\my.ini; Section: mysqld; Key: basedir;String: {app}\mysql; Tasks: installmysql
3Filename: {app}\mysql\my.ini; Section: mysqld; Key: datadir;String: {app}\mysql\data; Tasks: installmysql

7. Proses Run Pada MySQL 

01[Run]
02;install service MySQL
03Filename: {app}\mysql\bin\mysqld.exe; Parameters: "install ""MySQL"""; StatusMsg: Sedang menginstall service MySQL ...; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2; Tasks: installmysql
04
05;jalankan service MySQL
06Filename: {sys}\net.exe; Parameters: "start ""MySQL"""; StatusMsg: Sedang menjalankan service MySQL ...; Flags: runhidden; MinVersion: 0.0,4.0.1381; Tasks: installmysql
07
08;mendaftarkan port default mysql (3306) ke firewall
09Filename: {sys}\netsh.exe; Parameters: "firewall add portopening TCP 3306 ""Port MySQL"""; StatusMsg: Sedang mendaftarkan port MySQL ...; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
10Filename: {sys}\netsh.exe; Parameters: firewall set service type = fileandprint mode = enable; StatusMsg: Mengaktifkan File and Printer Sharing ...; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
11
12;mengganti password default root (blank). ex : masterkey
13Filename: {app}\mysql\bin\mysqladmin.exe; Parameters: -uroot password masterkey; StatusMsg: Mengganti password root; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
14
15;menghapus user default1 (user=blank, password=blank)
16Filename: {app}\mysql\bin\mysql.exe; Parameters: "-uroot -pmasterkey -e ""DELETE FROM mysql.user WHERE Host='localhost' AND User=''"""; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
17Filename: {app}\mysql\bin\mysql.exe; Parameters: "-uroot -pmasterkey -e ""FLUSH PRIVILEGES"""; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
18
19;menghapus user default2 (user=root, password=blank)
20Filename: {app}\mysql\bin\mysql.exe; Parameters: "-uroot -pmasterkey -e ""DELETE FROM mysql.user WHERE Host='127.0.0.1' AND User='root'"""; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
21Filename: {app}\mysql\bin\mysql.exe; Parameters: "-uroot -pmasterkey -e ""FLUSH PRIVILEGES"""; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
22
23;set agar user root bisa login dari mesin lain (kalo diperlukan)
24Filename: {app}\mysql\bin\mysql.exe; Parameters: "-uroot -pmasterkey -e ""GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO root@'%' IDENTIFIED BY 'masterkey'"""; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
25Filename: {app}\mysql\bin\mysql.exe; Parameters: "-uroot -pmasterkey -e ""FLUSH PRIVILEGES"""; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
26
27;membuat database kosong
28Filename: {app}\mysql\bin\mysql.exe; Parameters: "-uroot -pmasterkey -e ""CREATE DATABASE minimarket"""; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
29
30;menjalankan file batch exec.cmd untuk melakukan proses undump
31Filename: {app}\mysql\bin\exec.cmd; Flags: runhidden; MinVersion: 0,5.01.2600sp2
32
33;install driver myodbc
34Filename: {sys}\myodbc-installer.exe; Parameters: "-d -a -n ""MySQL ODBC 5.1 Driver"" -t ""DRIVER=myodbc5.dll;SETUP=myodbc5S.dll"""; StatusMsg: Tunggu sedang mendaftarkan driver MySQL Connector ODBC 5.1.5; Flags: runhidden
35Filename: {sys}\myodbc-installer.exe; Parameters: "-s -a -c1 -n ""MINIMARKET"" -t ""DRIVER=MySQL ODBC 5.1 Driver;DESCRIPTION=MINIMARKET;SERVER=127.0.0.1;DATABASE=minimarket;UID=root;PWD=masterkey"""; StatusMsg: Tunggu sedang membuat DSN; Flags: runhidden

8. Proses Uninstall Pada Aplikasi 

1[UninstallRun]
2Filename:  {sys}\net.exe; Parameters: "stop ""MySQL"""; StatusMsg: Menghentikan  Service MySQL ...; Flags: runhidden; MinVersion: 0.0,4.0.1381
3Filename:  {app}\mysql\bin\mysqld.exe; Parameters: "remove ""MySQL"""; StatusMsg:  Sedang menghapus service MySQL ...; Flags: runhidden; MinVersion:  0,5.01.2600sp2
4
5;skrip baru yang ditambahkan
6Filename:  {sys}\myodbc-installer.exe; Parameters: "-s -r -c1 -n ""MINIMARKET""";  StatusMsg: Tunggu sedang menghapus DSN; Flags: runhidden
7Filename:  {sys}\myodbc-installer.exe; Parameters: "-d -r -n ""MySQL ODBC 5.1  Driver"""; StatusMsg: Tunggu sedang menghapus driver MySQL Connector  ODBC 5.1.5; Flags: runhidden

9. Membuat List Delete File yang Akan di Hapus Saat Proses UnInstall 

01[UninstallDelete]
02Type: files; Name: {app}\mysql\bin\*.*
03Type: files; Name: {app}\mysql\Docs\*.*
04Type: files; Name: {app}\mysql\lib\*.*
05Type: files; Name: {app}\mysql\share\*.*
06Type: files; Name: {app}\mysql\data\*.*
07Type: files; Name: {app}\*.*
08Type: files; Name: {sys}\myodbc5.dll;
09Type: files; Name: {sys}\myodbc5S.dll;
10Type: files; Name: {sys}\myodbc5.lib;
11Type: files; Name: {sys}\myodbc5S.lib;
12Type: files; Name: {sys}\myodbc-installer.exe;

10. Mendaftarkan Aplikasi Kita Pada Registration Editor 

1[Registry]
2;mencatat lokasi instalasi program, ini dibutuhkan jika kita ingin membuat paket instalasi update
3Root:  HKCU; Subkey: Software\Bentenk\MiniMarket; ValueName: installDir;  ValueType: String; ValueData: {app}; Flags: uninsdeletevalue

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!